Selain Yoghurt, Konsumsi Makanan Ini untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh Anda terhadap Virus Corona

  • Minumlah air yang cukup setiap hari
    Hidrasi yang baik sangat penting untuk kesehatan yang optimal. Minumlah air putih 8 – 10 gelas per hari. Air putih merupakan pilihan terbaik. Anda boleh meningkatkan rasanya dengan menambahkan irisan buah segar, sayuran, dan rempah seperti lemon, jeruk, mentimun, dan mint serta dapat juga dijadikan jus yang diencerkan dalam air tanpa pemanis tambahan. Hindari minuman ringan berenergi serta minuman berkafein, seperti kopi dan teh, dalam jumlah besar. Minuman ini dapat menyebabkan dehidrasi dan dapat berdampak negatif pada pola tidur Anda.

.

Punya keluhan sakit maag/ lambung/ GERD?
Isi survei kami di
bit.ly/surveiherbalYGI

Baca juga: Hindari Konsumsi Ini agar Sistem Imun Tidak Melemah

.

  • Mengonsumsi makanan kaya akan vitamin dan mineral
    Vitamin A disebut sebagai vitamin “anti-infeksi”. Vitamin A mendukung respon kekebalan dan melindungi integritas dinding dan lapisan lendir di usus dan paru-paru. Kekurangan vitamin ini dapat meningkatkan keparahan infeksi dan menurunkan perlindungan terhadap komplikasi penyakit paru. Vitamin ini dapat diperoleh diantaranya dari wortel, bayam, dan ubi.

    Vitamin B kompleks memiliki peran penting dalam fungsi kekebalan tubuh. Kekurangan vitamin B dapat melemahkan respon tubuh dalam menghadapi infeksi.

    Vitamin C merupakan suplemen yang paling populer dikonsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh. Vitamin ini mendukung fungsi berbagai sel kekebalan dan meningkatkan kemampuan mereka untuk melindungi tubuh terhadap infeksi. Vitamin C dapat membantu mengganti sel-sel lama menjadi sel yang baru. Vitamin ini juga berfungsi sebagai antioksidan kuat yang dapat melindungi sel dari kerusakan. Vitamin C telah terbukti mengurangi durasi dan tingkat keparahan infeksi saluran pernapasan. Vitamin C dapat diperoleh dari jambu biji, jeruk, pepaya, strawberry, dan brokoli.

    Menurut pernyataan resmi dari Cina untuk penatalaksanaan pasien Covid-19, pengobatan vitamin C dosis tinggi melalui infus terbukti dapat mengurangi gejala pada orang dengan infeksi parah, termasuk komplikasi infeksi dan sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS) yang dihasilkan dari infeksi virus. Vitamin C juga terlibat dalam pembunuhan virus dan pencegahan replikasi virus. 

    Vitamin D dapat dibuat di tubuh kita dengan bantuan sinar matahari. Vitamin D dapat merangsang pematangan banyak sel termasuk sel kekebalan. Vitamin D juga meningkatkan respon kekebalan terhadap berbagai infeksi, termasuk flu dan infeksi saluran pernapasan atas serta menghambat terjadinya peradangan. Selain dari sinar matahari, Anda juga bisa memperoleh vitamin D dari konsumsi ikan, telur, susu, keju, dan yoghurt.

    Zat besi yang kurang dapat mengganggu kekebalan tubuh dan dilaporkan sebagai faktor risiko untuk terjadinya infeksi berulang saluran pernapasan. Zat besi dapat diperoleh dari kuning telur, daging, dan bayam.

    Selenium mendukung kekebalan dan fungsi paru-paru dengan membantu memproduksi antioksidan bersamaan dengan vitamin E serta membantu memproduksi sel darah putih dan antibodi. Selenium juga dapat menghambat perubahan virus menjadi lebih ganas dalam tubuh. Selenium dapat diperoleh dari ikan salmon, tuna, ayam, dan telur.

    Zinc dapat meningkatan sel kekebalan termasuk sel tentara dalam tubuh. Zinc juga dapat menghambat proses penggandaan virus dan memperpendek durasi penyakit saluran pernapasan atas. Zinc dapat diperoleh dari makanan laut, kacang-kacangan, dan daging.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*