Perhatikan Ini Saat Memilih Yoghurt!

Sumber gambar: freepik.com

Pernahkah Anda mengonsumsi yoghurt? Tentunya hidangan ini tidaklah asing di telinga Anda. Yoghurt merupakan hidangan hasil olahan susu yang difermentasi bakteri penghasil asam laktat. Ragam penyajiannya pun bermacam mulai dari yang cair untuk diminum hingga yang kental untuk dimakan.

.

Apa saja manfaat yoghurt bagi saluran cerna?

Disamping rasanya yang lezat, hidangan ini memiliki beragam manfaat untuk kesehatan Anda, terutama kesehatan saluran pencernaan. Berikut beberapa manfaat yoghurt bagi kesehatan Anda:

  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  2. Membantu menurunkan tekanan darah
  3. Membantu menurunkan berat badan
  4. Membantu mengatasi rasa lapar
  5. Mengoptimalkan saluran pencernaan
  6. Menurunkan tingkat alergi
  7. Menjaga kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis

Dari beragam manfaat tersebut, tentunya manfaat saluran pencernaan yang diutamakan. Yoghurt diyakini dapat membantu memperbaiki kondisi pencernaan seperti pada kondisi sembelit, diare, peradangan saluran cerna, maupun infeksi kuman H. pylori pada saluran cerna. Beragam manfaat yang didapat dari yoghurt tersebut tentunya bukan tanpa alasan, hal ini dikarenakan kandungan nutrisi dan komposisi yang terdapat di yoghurt bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita, seperti probiotik, vitamin, mineral, dan protein.

Probiotik merupakan mikroorganisme hidup berupa bakteri yang normalnya terdapat di sistem pencernaan manusia. Dengan mengonsumsi yoghurt maka kita dapat mengembalikan keseimbangan mikroorganisme yang ada pada saluran pencernaan, sebagai contoh genus Lactobacillus adalah yang paling sering ditemukan pada yoghurt, bisa juga Streptococcus thermophiles maupun Bifidobacterium. Diharapkan probiotik tersebut mampu menghambat mikroorganisme jahat (patogen), merangsang sistem imun tubuh, dan membantu pencernaan bahan makanan serta mineral. Disamping itu, diharapkan terjadi aktivitas pemecahan protein (proteolitik) oleh probiotik terhadap protein di susu sehingga bentuk protein yang masuk dalam tubuh adalah asam amino bebas yang lebih mudah untuk diserap oleh tubuh.

Yoghurt tentunya diharapkan menjadi salah satu alternatif sumber vitamin dan mineral. Vitamin yang dapat diperoleh dari mengonsumsi yoghurt diantaranya adalah vitamin B2, B3, B6, B12 dan vitamin D, sedangkan mineral yang dimaksud adalah kalsium, magnesium, kalium, fosfor, dan zink. Keasaman pada yoghurt akan menjaga kandungan vitamin dan mineral ini tetap baik sehingga vitamin dan mineral dapat dicerna oleh tubuh dalam jumlah yang cukup. Tentunya vitamin dan mineral ini penting dan dibutuhkan untuk mempertahankan keseimbangan tubuh Anda.

.

Apa yang harus diperhatikan saat memilih yoghurt?

Dari beragam merek yoghurt yang ada, tentunya Anda sudah memiliki kecenderungan sendiri terkait rasa dan tekstur dari yoghurt tersebut. Namun, sudahkah Anda tepat dalam memilih yoghurt? Sebab kandungan dan komposisi yoghurt dapat berbeda tiap jenisnya. Berikut beberapa tips yang dapat anda cermati dalam memilih yoghurt.

Membaca komposisi pada kemasan
Hal ini sangat mendasar dalam memilih semua produk. Pastikan yoghurt yang hendak Anda konsumsi mengandung probiotik, kandungan vitamin yang beragam, serta mineral yang beragam dengan jumlah yang mencukupi seperti yang telah dijelaskan diatas. Selain komposisinya, jangan lupa juga untuk perhatikan tanggal kedaluwarsanya.

Pastikan komposisi pemanis dan lemak pada yoghurt
Untuk menyeimbangkan rasa asam dari yoghurt, beberapa produsen makanan menambahkan gula agar teras lebih lezat. Namun pastikan kadar gula tidak terlalu tinggi atau konsumsilah secara bijaksana. Jika yoghurt yang Anda pilih mengandung pemanis buatan, mungkin akan ada sisa rasa (aftertaste) yang kurang nyaman pada sebagian orang. Selain itu, yoghurt juga dapat dibedakan berdasarkan kandungan lemaknya, yaitu full-fat, low-fat, bahkan tanpa lemak. Pemilihan tersebut dapat disesuaikan dengan target kalori yang Anda inginkan.

Pastikan kandungan probiotik pada yoghurt
Probiotik merupakan alasan utama yoghurt menjadi makanan yang sehat, sebaiknya Anda mengetahui probiotik apa yang terkandung dalam yoghurt tersebut dan berapa besar kuantitasnya per sajian. Sebagai patokan dalam memilih jumlah dari kandungan probiotik di yoghurt Anda, disarankan dalam setiap sajiannya terdapat 106 – 108 CFU/g mikroorganisme probiotik.

.

Yoghurt merupakan hidangan yang baik untuk kesehatan Anda, pastikan memilih yoghurt dengan komposisi yang tepat untuk mengoptimalkan manfaat dari yoghurt tersebut. Anda dapat menikmati yoghurt dengan beragam cara seperti diminum, dicampur dengan buah atau biji-bijian, dijadikan smoothies, atau apapun caranya sesuai dengan kreativitas dan selera Anda. Selamat menikmati!

.

Referensi
El-Abbadi, N. H., Dao, M. C., & Meydani, S. N. 2014. Yogurt: role in healthy and active aging. The American journal of clinical nutrition99(5 Suppl), 1263S–70S.

Fernandez, M. A., & Marette, A. 2017. Potential Health Benefits of Combining Yogurt and Fruits Based on Their Probiotic and Prebiotic Properties. Advances in nutrition (Bethesda, Md.)8(1), 155S–164S.

Gómez-Gallego C, Gueimonde M, Salminen S. 2018. The role of yogurt in food-based dietary guidelines. Nutr Rev, 29-39.

Moore, J. B., Horti, A., & Fielding, B. A. 2018. Evaluation of the nutrient content of yogurts: a comprehensive survey of yogurt products in the major UK supermarkets. BMJ open8(8), e021387.

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*