Biji pepaya
Dilihat dari kandungan vitamin, mineral, dan seratnya, biji pepaya tidak mencolok seperti buah dan daun pepaya. Namun, biji pepaya ternyata memiliki kandungan anti-parasit yang dapat mengatasi masalah cacingan pada saluran pencernaan. Biji pepaya juga mengandung benzylisothiocyanate yang membantu usus untuk berkontraksi dan mengeluarkan cacing yang terdapat pada saluran pencernaan.
.
Tumbuhan pepaya
Selain buah, daun, dan biji pepaya, penggunaan ekstrak dari tumbuhan pepaya juga bermanfaat untuk mengurangi gejala konstipasi, kembung, nyeri ulu hati, dan secara umum dapat membantu mengurasi gejala dari Irritable Bowel Syndrome (IBS) atau iritasi penyakit usus besar.
Baca juga: Buang Air Besar Tidak Teratur? Mungkin Anda Mengalami Konstipasi
.
Apa manfaat pepaya bagi kesehatan kita?
Selain manfaat tumbuhan pepaya bagi kesehatan pencernaan, pengolahan dan penggunaan tumbuhan pepaya yang semakin modern membuka peluang akan penggunaan tumbuhan ini untuk mengatasi penyakit-penyakit lainnya. Kandungan tumbuhan pepaya (buah, daun, biji) yang kaya akan zat fitokimia (asam kefeik, myricetin, querecetin, papain, tokoferol, benzil isotiosianat, dan kaempferol) sedang dilakukan penelitian dan dalam proses pengembangan dan pengkajian akan efek molekular sebagai anti-oksidan. Diharapkan efek anti-oksidan ini akan mengurangi radikal bebas dan menurunkan produksi stress oksidatif secara umum. Dari mekanisme tersebut dapat dikembangkan untuk mengatasi penyakit terkait stress oksidatif seperti peradangan, penuaan kulit, penyembuhan luka, penyakit kronis seperti jantung, dan keganasan. Selain itu, konsumsi pepaya juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita dan membuat badan kita lebih kuat dalam memerangi kuman dan menghadapi penyakit.
.
Buah-buahan secara umum tentunya memiliki efek positif terhadap tubuh. Semua buah-buahan, termasuk pepaya, memiliki karakteristik yang bermacam sehingga kandungan dan manfaat yang didapatkan pun dapat berbeda dari tiap jenis buah-buahan. Jangan hanya memfokuskan diri kepada satu jenis buah, konsumsilah segala macam buah-buahan agar lebih variatif dan bergizi seimbang.
.
Referensi
Adebiyi, A. and Adaikan, P., 2005. Modulation of Jejunal Contractions by Extract ofCarica papaya L. Seeds. Phytotherapy Research, 19(7), pp.628-632.
Kong, Y., Jong, Y., Balakrishnan, M., Bok, Z., Weng, J., Tay, K., Goh, B., Ong, Y., Chan, K., Lee, L. and Khaw, K., 2021. Beneficial Role of Carica papaya Extracts and Phytochemicals on Oxidative Stress and Related Diseases: A Mini Review. Biology, 10(4), p.287.
Kugo, M., Keter, L., Maiyo, A., Kinyua, J., Ndemwa, P., Maina, G., Otieno, P. and Songok, E., 2018. Fortification of Carica papaya fruit seeds to school meal snacks may aid Africa mass deworming programs: a preliminary survey. BMC Complementary and Alternative Medicine, 18(1).
Okeniyi, J., Ogunlesi, T., Oyelami, O. and Adeyemi, L., 2007. Effectiveness of Dried Carica papaya Seeds Against Human Intestinal Parasitosis: A Pilot Study. Journal of Medicinal Food, 10(1), pp.194-196.
Webmd.com. 2021. PAPAYA: Overview, Uses, Side Effects, Precautions, Interactions, Dosing and Reviews. [online] Available at: <https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-488/papaya> [Accessed 10 September 2021].
Sadek, K., 2012. Antioxidant and Immunostimulant Effect of Carica Papaya Linn. Aqueous Extract in Acrylamide Intoxicated Rats. Acta Informatica Medica, 20(3), p.180.
Santana, L., Inada, A., Espirito Santo, B., Filiú, W., Pott, A., Alves, F., Guimarães, R., Freitas, K. and Hiane, P., 2019. Nutraceutical Potential of Carica papaya in Metabolic Syndrome. Nutrients, 11(7), p.1608.

Leave a Reply