Konstipasi Kronis: Perhatikan Ini Jika Sembelit Tidak Kunjung Sembuh!

Bagaimana penatalaksanaan konstipasi kronis?

Penatalaksanaan konstipasi kronis disesuaikan dengan penyebabnya. Tujuan dari penatalaksanaan konstipasi adalah mengembalikan fungsi saluran cerna untuk defekasi atau pengeluaran tinja. Penatalaksaan konstipasi kronis dapat dibagi menjadi tiga, yaitu modifikasi gaya hidup, terapi obat-obatan, dan pembedahan.

Modifikasi gaya hidup dapat dilakukan dengan memperbanyak konsumsi makanan kaya serat, minum air putih, meningkatkan aktivitas fisik, menghindari kebiasaan menahan buang air besar, dan menghindari mengonsumsi obat-obatan yang menyebabkan sembelit. Apabila dengan modifikasi gaya hidup keluhan konstipasi belum membaik, maka dokter akan memberikan obat-obatan seperti perangsang pergerakan usus, pelunak tinja, probiotik, dan obat lain sesuai penyakit yang mendasarinya. Pembedahan dapat dijadikan pilihan apabila konstipasi kronis tidak dapat teratasi dengan tatalaksana sebelumnya atau jika penyebab konstipasi memang membutuhkan tindakan pembedahan sebagai terapi.

.

Baca juga: Sebenarnya, Kondisi Seperti Apa Seseorang Perlu Meminum Obat Pencahar?

.

Apa yang dapat terjadi jika konstipasi kronis tidak ditangani?

Komplikasi yang dapat terjadi apabila konstipasi kronis tidak ditangani secara benar adalah terjadinya wasir (hemoroid), prolaps rektum atau penonjolan rektum keluar dari anus, luka robek atau fisura pada anus akibat mengejan terlalu lama dan konsistensi tinja yang terlalu keras, dan impaksi tinja atau penumpukkan tinja yang keras dan kering di usus besar atau rektum.

Punya keluhan sakit maag/ lambung/ GERD?
Isi survei kami di bit.ly/surveiherbalYGI

.


Referensi
Andrews CN, Storr M. The pathophysiology of chronic constipation. Can J Gastroenterol. 2011;25 Suppl B(Suppl B):16B-21B.

Sanchez MI, Bercik P. Epidemiology and burden of chronic constipation. Can J Gastroenterol. 2011;25 Suppl B:11B-5B.

Suares NC, Ford AC. Prevalence of, and risk factors for, chronic idiopathic constipation in the community : systematic review and meta-analysis. Am J Gastroenterol. 2011;106(9):1582-91.

Tack J, Muller-lissner S, Stanghellini V, Boeckxstaens G, Kamm MA, Simren M. Diagnosis and treatment of chronic constipation – a European perspective. Neurogastroenterol Motil. 2011;23(8):697-710.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*