Apa yang dirasakan pasien dengan batu pada kandung empedu?
Pasien dengan batu pada kandung empedu akan datang dengan keluhan yang beragam, sehingga keluhan yang dialami oleh pasien nantinya akan dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok yang pertama adalah kelompok pasien yang datang tanpa disertai adanya gejala ataupun tanda. Kelompok ini mencapai hampir 80% dari keseluruhan pasien dengan batu pada kandung empedu. Kelompok yang kedua adalah pasien dengan batu empedu dapat disertai keluhan berupa nyeri pada perut bagian atas yang dirasakan selama tiga puluh menit namun kurang dari dua belas jam. Biasanya lokasi nyeri pada bagian tengah atas atau kanan atas. Keluhan nyeri dapat dirasakan menjalar ke bagian pundak.
Beberapa keluhan lain yang menyertai seperti tidak mau makan, rasa penuh pada perut, tidak dapat mengonsumsi makanan berlemak, dan buang air besar cair yang berkelanjutan dalam waktu lama. Perlu diwaspadai apabila keluhan nyeri dirasakan lebih dari lima jam dengan disertai demam, terutama apabila disertai dengan peningkatan sel darah putih, maka perlu dicurigai adanya peradangan pada kandung empedu atau pada saluran empedu. Biasanya pasien dengan batu pada kandung empedu akan berkembang menjadi radang kandung empedu apabila tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu penting untuk mengenali adanya batu pada kandung empedu sedini mungkin.
Pada pemeriksaan, dapat ditemukan adanya nyeri pada perut kanan atas dan terabanya kandung empedu yang membesar. Selain itu, apabila batu pada kandung empedu semakin berkembang menjadi peritonitis dapat ditemukan perut yang menegang dan sangat nyeri pada perabaan.
.
Apa yang terjadi jika batu empedu diabaikan?
Batu pada kandung empedu yang dibiarkan akan mengakibatkan hambatan bagi jalan lumpur empedu sehingga terjadi peningkatan volume kandung empedu yang berdampak pada kematian jaringan kandung empedu. Kematian jaringan ini akan berakibat pada kebocoran kandung empedu apabila tidak ditangani dengan baik. Kandung empedu yang mengalami kebocoran akan terpapar dengan bakteri dari luar kandung empedu sehingga menimbulkan peradangan yang terkontaminasi bakteri.

(Sumber gambar: healthnavigator.org.nz)

Leave a Reply