Superfood: Seberapa Penting dan Menyehatkan bagi Tubuh Kita?

Sumber gambar: freepik.com

Pernahkah Anda mendengar Superfood? Makanan seperti apa yang terpikirkan oleh Anda saat mendengarnya? Superfood adalah istilah pemasaran untuk makanan yang memberikan manfaat bagi kesehatan karena kandungan nutrisinya yang luar biasa sehingga baik untuk dikonsumsi sehari-hari. Superfood merupakan makanan yang dipercaya mampu meningkatkan vitalitas tubuh manusia dan bisa menjadi pilihan yang baik untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Komponen penting dari Superfood yang telah terbukti bermanfaat bagi tubuh antara lain asam lemak tak jenuh ganda seperti omega-3 omega-6, serat, vitamin, mineral, antioksidan, dan masih banyak lagi. Antioksidan bekerja untuk membantu menetralisir radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas adalah produk sampingan alami yang dihasilkan saat tubuh memproduksi energi yang dapat mendatangkan penyakit bagi tubuh.

Makanan yang tergolong dalam Superfood kebanyakan adalah makanan yang berasal dari nabati dan juga beberapa ikan dan susu. Sebenarnya, tidak ada definisi dan kriteria pasti yang ditetapkan untuk menentukan apa saja yang termasuk dalam Superfood. Adanya makanan yang dimasukkan ke golongan Superfood membuat beberapa dari Anda berpikir bahwa dengan mengonsumsi Superfood saja sudah masuk dalam penerapan pola hidup sehat dan dapat menangkal berbagai penyakit seperti jantung, kencing manis, dan kanker. Padahal, mengonsumsi Superfood saja sebenarnya tidak berarti bahwa seluruh nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh Anda sudah terpenuhi. Sebab, tidak ada satpun makanan yang lengkap mengandung seluruh nutrisi yang kita butuhkan. Dengan hanya mengonsumsi satu atau dua Superfood tersebut malah menurunkan jumlah nutrisi yang sebenarnya bisa didapatkan secara optimal dari berbagai makanan.

.

Makanan apa saja yang termasuk dalam Superfood?

Tidak dipungkiri bahwa Superfood memang mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Berikut beberapa makanan yang dimasukkan dalam Superfood diantaranya:

  • Buah-buahan: delima, blueberry, raspberry, acai berry, stroberi, anggur, kiwi, alpukat
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian: walnut, almond, kacang merah, chia seed
  • Sayuran: brokoli, bayam, kale
  • Umbi-umbian: bawang putih, bawang bombay, ubi jalar
  • Temu-temuan: jahe, kunyit
  • Produk susu: kefir, yoghurt, susu kedelai
  • Hewani: salmon, tuna, telur
  • Lainnya:madu, royal jelly, rumput laut, olive oil, teh hijau

Buah berry kaya akan antioksidan, serat, kalium, mangan, vitamin C, E, dan K yang menjadikannya sebagai salah satu Superfood yang populer. Berry tidak hanya dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker, tetapi juga berperan sebagai anti peradangan.

Teh hijau juga kaya akan antioksidan dan baik untuk dikonsumsi karena mengandung ECGC (Epigallocatechin gallate), suatu antioksidan kuat yang dapat mengontrol jumlah kolestrol di tubuh dan menghambat pertumbuhan sel kanker.

Tidak hanya nabati, produk hewani juga masuk ke dalam Superfood karena kandungan Omega-3 yang penting bagi kesehatan. Omega-3 merupakan asam lemak tak jenuh yang diperlukan tubuh untuk membentuk sel dan sebagai pengendali peradangan. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi Omega-3 dapat menurunkan risiko penyakit jantung, membantu mengurangi peradangan sendi, dan mengurangi risiko terjadinya Alzheimer. Omega-3 paling banyak ditemukan pada ikan kembung, salmon, tuna, dan sarden. Mengonsumsi makanan kaya akan Omega-3 ini disarankan setidaknya dua kali seminggu.

.

Apakah semua makanan yang mengandung Superfood menyehatkan?

Jawaban dari pertanyaan ini adalah sangat bergantung pada proses pengolahannya. Superfood memang kaya akan nutrisi, namun perlu diingat pula campuran bahan yang ditambahkan dan proses pembuatannya dapat menghilangkan manfaat yang didapatkan. Misalnya, ketika kita mengonsumsi jus blueberry, acai berry, lalu kita menambahkan gula dalam jumlah besar agar terasa lebih manis. Contoh lainnya adalah ketika kita mengolah ubi jalar. Meski mengandung banyak nutrisi, pengolahan yang kurang tepat seperti digoreng dengan minyak dapat mengurangi nutrisi terbaiknya.

.

Superfood mungkin merupakan pintu masuk yang baik untuk memulai mengonsumsi makanan sehat dan memahami nilai gizi dari makanan yang Anda konsumsi. Tetapi ada banyak makanan sehat di luar sana yang baik juga untuk disantap, bahkan yang belum termasuk dalam Superfood. Menambahkan Superfood sebagai bagian dari asupan nutrisi harian memang bagus. Namun, perlu diingat bahwa kunci untuk menjaga pola makan sehat dan mendapatkan nutrisi lengkap yang dibutuhkan oleh tubuh adalah dengan mengombinasikan Superfood bersama menu makan sehari-hari sambil tetap memperhatikan jumlah kalori yang dikonsumsi perharinya. Nutrisi yang diberikan dari berbagai varian makanan tersebut dapat saling melengkapi untuk memberikan manfaat yang baik untuk mencegah penyakit dan menjaga kesehatan tubuh kita.

.

Referensi
Eng QY, Thanikachalam PV, Ramamurthy S. 2018. Molecular understanding of Epigallocatechin gallate (EGCG) in cardiovascular and metabolic diseases. J Ethnopharmacol. 210:296-310. 

Proestos C. 2018. Superfoods: Recend Data on Their Role in The Prevention of Disease. Curr Res Nutr Food Sci. 6(3): 576-593.

Manganaris GA, Goulas V, Vicente AR, Terry LA. 2014. Berry antioxidants: small fruits providing large benefits. J Sci Food Agric. 94(5):825-33.

Zivkovic AM, Telis N, German JB, Hammock BD. 2011. Dietary omega-3 fatty acids aid in the modulation of inflammation and metabolic health. Calif Agric (Berkeley). 65(3):106-111.

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*