Sering Konsumsi Makanan Berlemak? Hati-hati Tumor Kandung Empedu

Bagaimana cara penanganannya?

Penanganan polip kandung empedu bergantung pada ukuran atau gejala yang ditemukan. Tindakan bedah dilakukan pada kasus yang menimbulkan gejala pencernaan, badan kuning, polip dengan diameter lebih besar dari 1 cm, polip dengan pertumbuhan yang cepat, polip yang muncul bersamaan dengan batu empedu, pasien yang memiliki risiko keganasan, dan pertimbangan dokter lainnya. Polip kandung empedu berukuran kurang dari 1 cm dan tidak menimbulkan gejala biasanya tidak dilakukan tindakan khusus. Namun, akan dilakukan penjadwalan untuk mengontrol ukuran polip dengan pemeriksaan penunjang seperti ultrasonografi, endoskopi, atau CT Scan.

.

Bagaimana cara mencegahnya?

Tujuan utama dalam pengelolaan polip kandung empedu adalah untuk mencegah perkembangan polip kandung empedu menjadi ganas. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah munculnya polip kandung empedu antara lain mengurangi konsumsi makanan berlemak, tinggi kolesterol, tinggi gula, dan gorengan, serta mencukupi asupan serat dengan konsumsi buah dan sayuran.

.

Sebagai kesimpulan, orang dengan polip kandung empedu mungkin tidak menimbulkan gejala. Sebagian besar polip kandung empedu tidak bersifat ganas, tetapi tetap memerlukan pemantauan rutin.

.


Referensi
Andrén-Sandberg A. Diagnosis and management of gallbladder polyps. N Am J Med Sci. 2012;4(5):203-211.

Jones MW, Deppen JG. Gallbladder Polyp. [Updated 2021 Sep 9]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2021 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470211/

Yamin Z, Xuesong B, Guibin Y, Liwei L, Fei L. Risk factors of gallbladder polyps formation in East Asian population: A meta-analysis and systematic review. Asian J Surg. 2020 Jan;43(1):52-59.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*