Sering Membuat Tidak Nyaman, Ini 8 Penyebab Dubur Gatal dan Nyeri

Apa yang bisa dilakukan jika dubur gatal dan nyeri?

Terdapat beberapa cara yang dapat Anda lakukan di rumah secara mandiri untuk menangani nyeri dan gatal pada dubur serta dapat digunakan sebagai pencegahan untuk menghindari keluhan tersebut berulang, diantaranya:

  • Jangan menggaruk daerah dubur jika terdapat keluhan gatal karena dapat menyebabkan luka dan infeksi.
  • Jaga kebersihan area dubur Anda. Bersihkan sisa-sisa kotoran pada dubur Anda secara lembut dengan air bersih atau tissue toilet yang kering. Hindari membersihkan sisa kotoran secara kasar dengan scrubbing dan menggunakan produk sabun, parfum, tissue bayi yang mengandung pewangi karena akan membuat iritasi pada area kulit sekitar dubur.
  • Hindari kelembapan yang berlebih pada pakaian dalam karena dapat memicu tumbuhnya bakteri dan jamur yang dapat menginduksi gatal pada dubur. Ganti pakaian dalam Anda secara berkala, pilih celana dalam yang tidak terlalu ketat, dan gunakan bahan celana dalam yang memungkinkan sirkulasi udara secara baik.
  • Hindari konsumsi beberapa makanan dan minuman yang dapat memicu timbulnya gatal pada dubur, seperti kafein, soda, teh, coklat, tomat, bir, citrus, anggur, kacang dan produk susu.
  • Konsumsi diet yang sehat dengan mencukupi kebutuhan serat juga dianggap dapat mengurangi keluhan gatal dan nyeri pada dubur, karena pada konsumsi diet yang tepat dan tidak berlebihan akan mengurangi beban usus dalam mencerna makanan, mengurangi tekanan pada sfingter anus, sehingga memudahkan sisa makanan untuk dikeluarkan melalui anus dan menghindari adanya trauma dan sensivitas berlebih pada area dubur.

.

Baca juga: Apa Saja yang Bisa Menyebabkan Anda Mengalami Sakit Perut di Pagi Hari?

.

Kapan harus ke dokter?

Ketika mengalami kondisi gatal dan nyeri pada dubur, sebaiknya Anda melakukan pemantauan dan observasi terlebih dahulu terhadap kondisi tersebut. Apakah rasa gatal dan nyeri pada dubur terjadi secara terus-menerus, berulang, atau bahkan sampai menganggu aktivitas? Adakah keluhan-keluhan penyerta lain saat kondisi nyeri dan gatal pada dubur muncul? Jika kondisi nyeri dan gatal pada dubur sudah terjadi berulang, menganggu aktivitas, atau disertai dengan keluhan penyerta lainnya maka ada baiknya Anda melakukan konsultasi ke dokter. Dokter akan melakukan wawancara, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk mengetahui penyebab dasar keluhan Anda. Beberapa tes yang dapat dilakukan seperti pemeriksaan colok dubur, feses lengkap, kultur feses, endoskopi atau teropong saluran cerna, scoth tape test, dan pencitraan seperti MRI dan CT scan perut. Ketika penyebab dan diagnosis telah ditentukan, dokter dapat menyarakan terapi yang dapat Anda jalani. Dokter mungkin memberikan krim, obat anti-jamur, anti-parasit, pencahar, obat minum untuk mengurangi gatal, atau terapi lainnya yang akan disesuaikan dengan penyebab dasar keluhan tersebut.

Informasi tentang wasir di sini

.


Referensi
Song SG, Kim SH. Pruritus Ani. Journal of the Korean Society of Coloproctology. 2011; 27(2):54-7

S Siddiqi, V Vijay, M Ward, R Mahendran, S Warre. Aetiological factors of Pruritus Ani. National Library of Medicine. 2018; 90(6): 457–463.

Charles H, Richard C. Chronic anal pain : A review of causes, diagnosis and treatment. Cleveland Clinic Journal and Medicine. 2022

Mark Feldman MD, Anal Disease In Sleisenger and Fordtan’s Gastrointestinal and Liver Disease.2021; 129, 2169-2186

Ron M. Walls MD, Disorders of the Anorektum in Rosen’s Emergency Medicine: Concepts and Clinical Practice. 2018; Chapter 86, 1166-1177

Sharma, M. Levator Ani Syndrome : A case study and literature review. International Journal of Physiotherapy and Research. 1589-1592

Fakhroury M, Negrulj R, Mooranian A, Al Salami H. Inflammatory Bowel Disease: Clinical aspects and treatments. J Inflamm Res.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*