Apa saja gejala GERD?
Gejala yang umumnya dikeluhkan pada penderita GERD adalah rasa panas di dada yang disebut dengan heartburn dan rasa pahit di mulut yang disebut dengan regurgitasi. Selain dua gejala tersebut, nyeri pada dada dan sesak napas juga dapat dirasakan pada penderita GERD. Gejala inilah yang menyebabkan diagnosis GERD seringkali tumpang tindih dengan penyakit jantung.
Gejala lainnya yang juga bisa dirasakan pada penderita antara lain batuk-batuk, suara serak, nyeri saat menelan makanan, terkikisnya lapisan luar pada gigi atau erosi gigi, dan rasa mengganjal di kerongkongan.
.
Baca juga: Hati-hati! Kebiasaan Ini Dapat Menyebabkan Asam Lambung Naik!
.
Bagaimana cara mendiagnosis GERD?
GERD dapat didiagnosis secara klinis melalui tanya jawab dan pemeriksaan fisik oleh dokter. Sistem skoring seperti Gastroesophageal Reflux Disease Questionnaire (GERD-Q) dapat digunakan untuk membantu diagnosis awal. GERD-Q memiliki 6 butir pertanyaan mengenai keluhan Anda dan masing-masing pertanyaan tersebut telah memiliki skor. Jika skor kurang dari 8 maka kemungkinan Anda tidak menderita GERD, namun jika nilai skor lebih atau sama dengan 8 kemungkinan Anda menderita GERD. Jika Anda termasuk dalam kemungkinan menderita GERD, dokter akan memberikan terapi obat dan mengedukasi mengenai gaya hidup yang sehat untuk penderita GERD. Obat yang diberikan adalah golongan Proton Pump Inhibitor (PPI) yang akan diberikan dalam jangka waktu tertentu.
Selain tanya jawab, pemeriksaan fisik, dan pemberian obat awal, pemeriksaan penunjang seperti endoskopi juga memiliki peran dalam menegakkan diagnosis GERD. Pemeriksaan ini dilakukan apabila terdapat keraguan dalam diagnosis, belum terjadinya perbaikan setelah dilakukan terapi obat, adanya alarm symptoms, dan dapat digunakan untuk menilai komplikasi.
Beberapa alarm symptoms yang mengindikasikan seseorang untuk dilakukan pemeriksaan endoskopi adalah kesulitan dan nyeri dalam menelan yang muncul progresif, penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya, adanya anemia, muntah atau BAB darah/hitam, adanya riwayat kanker esofagus atau kanker lambung pada keluarga, dan adanya riwayat penggunaan obat anti-nyeri dalam jangka waktu lama.
.

Leave a Reply