Apa yang dipersiapkan sebelum EGD?
Sebelum dilakukan tindakan EGD, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan oleh pasien. Dengan persiapan yang baik, diharapkan pemeriksaan dapat berjalan dengan lancar dan hasil yang akurat. Persiapan yang dilakukan adalah sebagai berikut:
- Dokter akan melakukan wawancara dan pemeriksaan fisik kepada pasien. Dokter akan menanyakan riwayat penyakit dahulu dan obat-obatan yang sedang dikonsumsi oleh pasien. Penggunaan obat seperti pengencer darah, obat hipertensi, obat penurun gula darah, dan obat lainnya perlu diketahui oleh dokter. Karena beberapa obat perlu dihentikan sementara atau disesuaikan dosisnya sebelum tindakan EGD. Riwayat alergi juga akan ditanyakan karena selama tindakan, pasien akan diberikan obat bius.
- Dokter menjelaskan mengenai prosedur tindakan EGD termasuk dengan risiko yang dapat terjadi selama tindakan. Jika pasien sudah mengerti dan setuju, pasien akan menandatangani persetujuan tindakan.
- Dokter akan memastikan kondisi pasien layak untuk dilakukan pemeriksaan EGD, termasuk didalamnya pemeriksaan laboratorium, rekam jantung, dan foto rontgen dada jika diperlukan.
- Pasien akan diminta untuk berpuasa selama kurang lebih 8 jam sebelum tindakan EGD. Dokter juga akan memberikan instruksi tambahan tentang diet yang sebaiknya pasien konsumsi selama 1 atau 2 hari sebelum tindakan.
- Pasien akan diminta untuk menghapus pewarna kuku agar saat pelaksanaan tindakan EGD, dokter dapat menilai klinis pasien dengan baik.
.
Simak juga: Video Edukasi Endoskopi Saluran Cerna
.
Apa yang terjadi selama EGD?
Pasien mungkin menjalani EGD sebagai pasien rawat jalan ataupun rawat inap. Penentuan tersebut diputuskan oleh dokter berdasarkan kondisi pasien. Umumnya, selama tindakan EGD pasien akan menjalani proses berikut:
- Dokter akan menilai kembali kondisi pasien untuk memastikan pasien layak menjalani tindakan EGD.
- Pasien akan diminta untuk mengganti pakaian, melepas gigi palsu, perhiasan, atau benda lain yang dapat mengganggu tindakan.
- Pasien dipersilahkan untuk berbaring di tempat tidur tindakan.
- Denyut jantung, tekanan darah, laju pernapasan, dan saturasi oksigen pasien akan diperiksa dan dipantau selama tindakan.
- Pasien akan dipasangkan akses intravena sebagai jalur pemberian obat bius dan infus jika diperlukan. Jika menggunakan pembiusan lokal, organ mulut pasien akan disemprotkan dengan obat bius lokal dan pasien diminta untuk menggigit mouth piece agar pasien tidak menggigit selang endoskopi dan juga melindungi gigi pasien.
- Setelah obat bius sudah bekerja, dokter akan memasukan alat endoskopi melalui mulut pasien, masuk ke esofagus, lambung, hingga duodenum. Dokter akan mencari kelainan pada saluran cerna atas pasien dan melakukan tindakan terapi atau pengambilan jaringan saluran cerna atas jika diperlukan.
- Setelah pemeriksaan selesai, alat endoskopi akan dikeluarkan.
.

Leave a Reply