Bagaimana prosedur pelaksanaan kolonosokopi?
Prosedur kolonoskopi dilakukan oleh dokter yang berkompeten. Setelah menjalankan persiapan kolonoskopi dengan baik, pasien akan diperiksa kembali oleh dokter yang akan melakukan tindakan. Berikut prosedur yang dilakukan selama di ruang endoskopi:
- Pasien diminta berbaring miring di tempat tidur dengan posisi lutut menekuk ke arah dada.
- Dokter akan memberikan obat bius untuk membuat pasien lebih rileks dan mengantuk.
- Dokter akan memasukkan alat berbentuk teropong yang fleksibel ke dalam anus dan mendorongnya ke dalam untuk melihat rektum dan usus besar pasien. Kamera yang berada di ujung teropong akan memperlihatkan gambar usus pasien di layar dan dokter akan mengambil gambar yang diperlukan.
- Jika selama kolonoskopi dokter melihat sesuatu yang tidak normal, dokter dapat mengambil sampel jaringan untuk dianalisis lebih lanjut. Jika didapatkan adanya polip, maka dokter dapat melakukan pengangkatan polip.
- Setelah tindakan kolonoskopi selesai, pasien akan diobservasi pada ruang pemulihan. Pasien mungkin dapat merasakan keram pada perut dan kembung setelahnya. Namun, rasa tidak nyaman ini biasanya akan berangsur hilang. Setelah dokter memastikan kondisi pasien stabil dan baik, pasien dapat makan dan minum seperti sedia kala.
.

(Sumber: verywellhealth.com)
.

(Sumber: verywellhealth.com)
.
Baca juga: Kapsul Endoskopi: Melihat Bagian dalam Tubuh Tanpa Memasukkan Alat Endoskopi
.
Apa saja komplikasi yang dapat terjadi selama kolonoskopi?
Tindakan kolonoskopi tergolong aman dan komplikasi yang timbul relatif jarang. Meskipun demikian, terdapat beberapa komplikasi yang mungkin terjadi, diantaranya reaksi alergi terhadap obat bius, perdarahan pada tempat pengambilan sampel jaringan atau pengangkatan polip/ jaringan tidak normal lainnya, serta luka atau robekan pada usus besar dan rektum.
.
Jika terjadi sedikit perdarahan dari anus setelah tindakan kolonoskopi, itu bisa menjadi hal yang wajar dan umumnya akan membaik dalam beberapa hari. Namun, jika setelah kolonoskopi pasien mengalami nyeri perut yang berat, buang air besar berdarah yang tidak kunjung membaik, dan demam, maka segera periksakan diri ke dokter untuk penatalaksanaan lebih lanjut.
Referensi
Saltzman JR, Cash BD, Faulx AL, Wang A, Acosta RD, et al. 2015. Bowel preparation before colonoscopy. Gastrointestinal Endosc, 81(4): 781-793.
Mamula P, Adler DG, Conway JD, Diehl DL, Farraye FA, Kantsevoy SV, et al. 2009. Colonoscopy preparation. Gastrointest Endosc, 69(7):1201-1209.
Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia. 2016. Konsensus Nasional (Revisi) Persiapan Kolon Pada Pemeriksaan Kolonoskopi Dewasa 2016. InternaPublishing: Jakarta.

Leave a Reply