Ketahui 8 Manfaat Kurma bagi Tubuh dan Saluran Cerna Kita

Sumber gambar: freepik.com

Kurma merupakan buah yang identik dengan bulan Ramadan. Seringkali buah ini kita jumpai di pasar dan tempat perbelanjaan saat Ramadan, hingga meja makan setiap keluarga yang menjalani ibadah puasa. Rasanya yang manis dan gurih membuat kurma menjadi pilihan untuk dijadikan takjil. Konsumsi kurma pada saat berbuka puasa juga dianjurkan dalam sunnah Nabi. Selain itu, kurma juga memiliki beragam manfaat dari sisi kesehatan. Ingin tahu apa saja?

.

Kurma memiliki nutrisi yang berlimpah

Kurma diketahui memiliki berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh kita. Kurma yang biasa kita temukan biasanya merupakan kurma yang kering. Hal ini menyebabkan kandungan kalori yang lebih besar daripada buah pada umumnya. Satu buah kurma dapat mengadung 20 kalori yang terdiri dari 5.33 gram karbohidrat, 0.6 gram serat, 4.5 gram gula, 0.17 gram protein, 0.012 mg vitamin B6, 0.07 mg zat besi, 3 mg magnesium, dan 47 mg kalium. Vitamin dan mineral yang banyak dikandung oleh buah ini tentu dapat menggambarkan banyak manfaatnya bagi kesehatan.

.

Tingginya antioksidan yang dikandung kurma

Kurma diketahui memiliki kadar antioksidan yang tinggi. Antioksidan diperlukan oleh tubuh untuk melindungi setiap sel tubuh kita dari radikal bebas yang dapat merusak tubuh dan menyebabkan berbagai macam penyakit. Dibandingkan dengan buah-buahan kering lainnya, kurma memiliki kadar antioksidan tertinggi karena kandungan polifenol-nya yang tinggi. Kurma juga memiliki antioksidan lainnya seperti karotendan asam fenol. Kedua antioksidan tersebut memiliki sifat anti radang yang baik untuk berbagai macam penyakit seperti kanker dan jantung.

.

Kurma membantu menyehatkan saluran cerna

Kandungan serat pada kurma juga dapat dipertimbangkan untuk menjadi alternatif asupan serat sehari-hari tubuh. Sebesar 7 gram serat dapat kita dapatkan dalam setiap 100 gram konsumsi kurma. Banyaknya konsumsi serat baik untuk saluran pencernaan karena dapat membantu dalam pergerakan usus sehingga memperlancar buang air besar. Pada sebuah studi yang dilakukan, dengan konsumsi tujuh kurma setiap harinya selama 21 hari dapat meningkatkan frekuensi dalam buang air besar dan didapatkan peningkatan pergerakan yang signifikan dibanding dengan tidak mengonsumsi kurma.

Sebuah penelitian mengatakan bahwa konsumsi kurma dapat menurunkan risiko kanker kolon (kanker usus besar) tanpa adanya perubahan mikroba usus yang dapat mengganggu pencernaan. Hal tersebut terlihat dalam menurunnya konsentrasi amonia pada tinja dan secara signifikan menurunkan tingkat racun pada tinja. Sebuah studi juga mengungkapkan adanya hubungan konsumsi buah kurma kering dengan menurunnya insidensi kanker usus besar.

.

Kurma dapat menjadi pilihan buah untuk penderita Diabetes mellitus

Makanan tinggi serat juga baik untuk kadar gula darah. Banyaknya serat akan memperlambat proses penyerapan makanan sehingga gula darah tidak akan langsung meningkat secara drastis setelah makan. Pada penelitian ditemukan bahwa kurma termasuk dalam buah dengan indeks glikemik yang rendah sehingga konsumsi kurma pada pasien dengan diabetes tidak meningkatkan gula setelah makan secara signifikan yang merupakan salah satu indikator dalam kontrol gula darah pada seorang penderita diabetes.

.

Kurma memiliki sifat anti radang

Sifat anti radang dari kurma juga sudah banyak diteliti. Kurma Ajwa ditemukan memiliki zat-zat yang berfungsi untuk menghambat enzim-enzim yang memiliki peranan penting pada proses peradangan. Suatu studi menunjukkan ekstrak metanolik yang terkandung dalam kurma dapat mengurangi keluhan nyeri dan mengecilkan pembengkakan yang terjadi pada anggota gerak.

.

Kurma membantu dalam memelihara kesehatan jantung dan pembuluh darah

Magnesium yang terkandung dalam kurma selain untuk mengatasi peradangan diketahui dapat membantu menurunkan tekanan darah. Hal ini tentunya akan membantu dalam pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi. Kalium yang juga terkandung dalam kurma merupakan salah satu komponen yang membantu kerja jantung sehingga nantinya akan berimbas pada pengendalian kesehatan jantung dan pembuluh darah yang lebih baik. Keadaan ini tentunya akan berefek pada penurunan risiko serangan jantung, stroke, dan penyakit terkait jantung lainnya.

.

Kurma menurunkan kemungkinan penyakit saraf

Kurma diketahui juga dapat meningkatkan fungsi dari otak kita. Studi menunjukkan bahwa konsumsi kurma dapat menurunkan salah satu pemicu radang bernama IL-6. IL-6 sendiri diketahui berkaitan dengan risiko penyakit saraf seperti Alzheimer. Suatu penelitian pada hewan menunjukan bahwa kurma dapat menurunkan aktivitas dari protein beta amiloid sehingga menurunkan terbentuknya plak atau penyumbatan pada otak.

.

Kurma membantu kelancaran dalam persalinan

Beberapa studi bahkan mengaitkan kurma dengan kelancaran proses persalinan. Mengonsumsi kurma pada minggu terakhir masa kehamilan dapat membantu memperpendek masa bersalin karena membantu dalam proses pembukaan. Hal ini diperkirakan karena adanya kandungan yang mirip dengan hormon oksitosin dimana hormon ini bertugas untuk membantu kontraksi dari rahim saat kehamilan.

.

Dilihat dari beberapa penjelasan diatas, dapat kita simpulkan bahwa kurma selain memiliki rasa yang enak juga memiliki berbagai macam khasiat yang baik untuk kesehatan kita. Dengan tingginya kandungan serat, nutrisi, dan antioksidan, kurma dapat menjaga kesehatan saluran cerna kita dengan memperlancar pencernaan hingga menurunkan risiko berbagai macam penyakit. Selain bisa dikonsumsi sendiri, kurma merupakan buah yang cukup mudah untuk diolah menjadi berbagai jenis makanan dan minuman. Jadi, apakah Anda sudah mengkonsumsi kurma hari ini?

.

Referensi
Al-Kuran O, Al-Mehaisen L, Bawadi H, Beitawi S, Amarin Z. 2011. The effect of late pregnancy consumption of date fruit on labour and delivery. J Obstet Gynaecol, 31(1):29‐31. doi:10.3109/01443615.2010.522267

Eid, N., Osmanova, H., Natchez, C., Walton, G., Costabile, A., Gibson, G., Rowland, I., & Spencer, J. P. 2015. Impact of palm date consumption on microbiota growth and large intestinal health: a randomised, controlled, cross-over, human intervention study. The British journal of nutrition114(8), 1226–1236. https://doi.org/10.1017/S0007114515002780

Essa, M. M., Akbar, M., & Khan, M. A. 2016. Beneficial effects of date palm fruits on neurodegenerative diseases. Neural regeneration research11(7), 1071–1072. https://doi.org/10.4103/1673-5374.187032

Mossine VV, Mawhinney TP, Giovannucci EL. 2020. Dried Fruit Intake and Cancer: A Systematic Review of Observational Studies. Adv Nutr, 11(2):237‐250. doi:10.1093/advances/nmz085

Rahmani, A. H., Aly, S. M., Ali, H., Babiker, A. Y., Srikar, S., & Khan, A. A. 2014. Therapeutic effects of date fruits (Phoenix dactylifera) in the prevention of diseases via modulation of anti-inflammatory, anti-oxidant and anti-tumour activity. International journal of clinical and experimental medicine7(3), 483–491.

Yang, J., Wang, H. P., Zhou, L., & Xu, C. F. 2012. Effect of dietary fiber on constipation: a meta analysis. World journal of gastroenterology18(48), 7378–7383. https://doi.org/10.3748/wjg.v18.i48.7378

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*