Hati-hati! Kebiasaan Ini Dapat Menyebabkan Asam Lambung Naik!

Minuman pemicu asam lambung naik

  • Minuman berkafein
    Minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, dan soda dapat memicu naiknya asam lambung. Kafein dapat menstimulasi produksi asam lambung dan memicu otot katup antar kerongkongan dan lambung menjadi lebih lemah sehingga asam lambung dapat mengiritasi kerongkongan.

  • Alkohol
    Selain kafein, alkolhol juga merupakan minuman yang dapat menyebabkan naiknya asam lambung. Minuman beralkohol dengan kadar etanol yang rendah seperti bir dan anggur adalah stimulan kuat untuk memproduksi asam lambung, sedangkan minuman dengan kandungan etanol yang lebih tinggi seperti wiski dikatakan lebih tidak merangsang produksi asam lambung dibandingkan dengan bir dan anggur.

.

Kebiasaan makan yang salah

Kebiasaan makanan terlalu cepat dengan porsi yang banyak dan kebiasaan langsung berbaring di kasur setelah makan juga merupakan pemicu naiknya asam lambung ke kerongkongan. Ketika mengonsumsi makan terlalu cepat dan banyak, lambung kita akan bekerja lebih keras dan tekanan dalam lambung akan meningkat. Hal ini akan mengakibatkan otot katup antara kerongkongan dan lambung akan meregang serta memudahkan isi lambung naik ke kerongkongan. Begitu pula dengan kebiasaan berbaring setelah makan yang dapat memberikan tekanan di lambung meningkat sehingga isi lambung dapat naik ke kerongkongan dan menimbulkan gejala nyeri ulu hati, rasa terbakar pada dada, dan mual.

Sebaiknya, berikan jeda selama kurang lebih 3 jam antara makan terakhir dan tidur serta hindari makan larut malam. Posisikan kepala lebih tinggi dibandingkan bagian tubuh lainnya saat tidur untuk mencegah asam lambung naik ke kerongkongan. Pencegahan lebih baik dibandingkan pengobatan.

.

Baca juga: Bagaimana Cara Mengatasi Heartburn Sendiri?

.

Kesalahan saat berolahraga

Olahraga memang baik bagi kesehatan tubuh. Akan tetapi, langsung berolahraga berat sehabis makan mampu memicu kenaikan asam lambung yang malah mengganggu olahraga Anda dan kesehatan. Apabila ingin berolahraga, berikan jeda waktu setidaknya 2 hingga 3 jam setelah makan. Kemudian, dahulukan pemanasan atau olahraga ringan seperti jalan kaki. Hindari langsung berolahraga yang berintensitas berat apalagi yang mengharuskan posisi Anda membungkuk.

.

Berat badan berlebihan

Orang yang memiliki berat badan berlebihan atau obesitas lebih sensitif terhadap asam lambung. Orang dengan obesitas mengalami peningkatan tekanan pada perut yang dapat memicu melemahnya kekuatan otot katup antara kerongkongan dan lambung. Selain itu, produksi enzim pada organ empedu dan pankreas orang dengan obesitas lebih banyak serta dapat berdampak pula pada pelemasan otot katup antara kerongkongan dan lambung. Nantinya akan memudahkan terjadi kenaikan asam lambung dan menimbulkan keluhan perut bagian atas terasa perih terbakar.

.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*